Untuk
mempersingkat waktu, izinkan saya untuk memperkenalkan diri, karena saya
percaya kata pepatah “siapa tak kenal maka tak sayang”. Nama saya Fikriyyah Khairani,
diambil dari kata Al-fikr yang
berarti pemikir dan Khairan yang
berarti baik. Dimana dalam nama tersebut
tersirat doa dari kedua orang tua saya agar saya memiliki pemikiran yang
baik. Yang dapat membedakan kebaikan dan keburukan, dan bisa memilih untuk
tetap istiqomah dijalan kebenaran. Dan saya
adalah salah satu pemuda yang ikut berperan aktif dalam kebangkitan umat, demi
tegaknya daulah khilafah islamiyah. Takbir!!!
Pemuda
didefinisikan oleh Nova Irma Ningsing dalam websitenya,
“pemuda
identik dengan sebagai sosok individu yang berusia produktif dan mempunyai
karakter khas yang spesifik yaitu revolusioner,
optimis, berpikiran maju, memiliki moralitas. Tapi juga memiliki kelemahan dalam
hal mengontrol emosinya. Namun sifat pemuda yang paling menonjol adalah mau
menghadapi perubahan, baik berupa perubahan sosial maupun kultural dengan
menjadi pelopor perubahan itu sendiri.”
Dalam
paragraf tersebut diterangkan bahwa sudah fitrahnya pemuda itu untuk menuntut
perubahan. Tidak hanya itu saja tetapi ikut mengambil bagian dalam melakukan perubahan
tersebut.
Tidak
sedikit pemuda muslim yang tercatat oleh sejarah dunia sebagai pelaku perubahan
yang berpengaruh. Salah satunya Salman Al-Farisi, seorang remaja yang berkelana
mencari kebenaran yang hakiki dan pencetus pembuatan parit mengelilingi kota
Madinah saat perang Khondak. Kemudian ada Mushab bin Umair, merupakan duta
islam pertama yang diangkat oleh Rasulullah untuk mengajarkan islam pada
orang-orang Anshar di bukit Aqabah. Dan semua orang berbondong-bondong masuk
islam. Takbir!!
Tapi,
mereka adalah pemuda pada zaman Rasulullah, lalu bagaimana dengan pemuda pada
masa ini. Yang sudah jatuh kepada kehidupan dunia, dan melupakan akhirat. Bermanja
dengan kehidupan, dan mengkhianati fitrahnya sebagai seorang pemuda perubah
peradaban.
Pemuda
dalam fitrahnya disebutkan dalam Al-qur’an surah Ali-Imran ayat 110, disebutkan
bahwa kita adalah umat terbaik, yang menyerukepada kebaikan dan mencegah dari
kemungkaran.
Wake up guys! Kita
bukan hidup di negeri dongeng, yang semuanya serba semu. Khayalan semata. Tetapi kita hidup di dunia nyata, semua hal bersifat
rasional, potensi kitapun begitu. Lalu mengapa kita masih menutup mata dengan
fakta, menutup telinga dengan ajakan kebaikan, dan mengunci hati dengan getaran
halus perubahan? Mengapa masih ada ragu untuk mengambil peran dalam barisan
perjuangan kebangkitan umat.
So
kawan, come on! Wake up and show your
strength! Tunjukkan pada dunia kalau kita adalah pemuda yang cool, smart, dan brilliant. Optimalkan semua potensi yang kita punya dijalan dakwah,
karena umat membutuhkan kita para mutiara- mutiara baru demi tegaknya daulah
khilafah islamiyah. Takbir!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar